Akibat Bertuhan Kepada Islam, Bukan Allah?

1921
Perhatikan gambar di samping. Ini adalah secarik kertas yang dinyatakanb sebagai uang atau alat tukar. Bedrtuliskan Republik I Slam Indonesia.
Mungkin ini salah satu contoh kelompok di Sulawesi Selatan dulu saat Jepang telah kalah, yang selain menuhankan Allah juga menuhankan Islam. Sebab, Nabi Muhammad saw saja menggunakan uang emas (dinar) dari Romawi yang masih ada gambar salibnya dan uang pérak (dirham) dari Romawi yang masih ada lambang majusinya.
Selain kedua logam tersebut juga digunakan logam-logam lainnya untuk barang-barang yang murah. Meskipun kertas sudah beredar di Arab, Rasulullah saw dan para pelanjutnya tidak gunakan kertas sebagai alat tukar. Uang logam murahan ini disebut fulus.

Adapun dirham yang inskripsinya bercampur majusi dan Arab Islami mulai berlaku tahun 20 H saat kekhalifahan Umar bin Khaththab dan sejak tahun 75 H pada masa kekhalifahan Abdul Malik bin Marwan dinar dan dirham yang dicetak semuanya berinskripsi Arab Islam tak ada lagi berinskripsi Nasrani dan Majusi.


Wallahu a’lam bis showab.